Selasa, 02 Oktober 2012

Trip To Tidung Island


29 - 30 September 2012 adalah trip pertama saya ke kepulauan seribu, Pulau Tidung adalah destination saya.
Bersama kurang lebih 1500 orang dari komunitas GMT3 (Gabung Mulung Tidung 3) dari kakigatel.com, saya mengikuti trip ini dengan misi utama MULUNG ( membersihkan pulau tidung dari sampah ).
Berangkat dari Dermaga Bahtera ( letaknya dekat dengan Ancol ) pukul 09.00 lewat ( karena ngaret ),

saya dan rombongan naik kapal yang berkapasitas 200 orang.

Karena kapal over loading alhasil kita udah kayak korban perang  yang siap di evakuasi.
Perjalanan ke pulau tidung kami tempuh selama 3 jam, cukup lama juga untuk berkunjung ke daerah yang masih merupakan wilayah DKI Jakarta, syukur alhamdulilah saya tidak mabok laut.
Setelah tiba di pulau tidung, kami dikumpulkan di dermaga untuk pembagian homestay.
Karena kami kelelahan dalam perjalanan, maka setelah makan siang kami pun tertidur pulas sampai-sampai kelupaan untuk mulung, agenda utama kami.
Dikarenakan sudah terlalu sore dan kurangnya informasi team leader kami akan spot area untuk mulung, maka kegiatan mulung pun berubah jadi kegiatan bebas ( just for our team ).
Disayangkan sekali kami tidak ikut berkontribusi di acara sosial ini.

Sore hari kami gunakan untuk jalan-jalan ke jembatan cinta, trandmark-nya pulau Tidung.
Jembatan yang menghubungkan pulau Tidung besar ke pulau Tidung kecil memiliki panjang sekitar 2,5 km. Dan kondisinya sudah cukup memprihatinkan, mengingat jembatan ini dari kayu yang sudah cukup rapuh.
Apalagi harus menahan beban dari rombingan kami yang jumlahnya 1500 orang yang lalu lalang di jembatan ini, wah kasian banget jembatan cinta.





Di pulau tidung banyak sekali wahana air yang ditawarkan diantaranya banana boat, snorkeling, perahu nelayan dan sepeda. Saya pilih sewa sepeda untuk mempermudah akses saya dari homestay ke pantai, hanya sepuluh ribu hingga esok hari, murah kan.
Karena saya tidak ikut snorkeling, maka saya dan beberapa teman saya sepakat menyewa kapal.
Kami membayar 300.000 untuk mengelilingi pulau-pulau lain disekitar pulau tidung.
Pulau yang kami selanjutnya adalah pulau payung kecil, dan pulau payung besar.
Pulau payung kecil hanya hamparan pasir putih, kemungkinan jika air laut sedang pasang pulau ini akan tenggelam.
Sedangkan untuk pulau Payung besar, cukup luas tapi tidak seluas pulau tidung, terdapat laguna yang airnya hijau di pinggir dermaganya, pemandangannya lebih cantik dan bersih dibandingkan pulau tidung.
Banyak penjual makanan dan penginapan pula dipulau ini.
Di tepi pantainya ditumbuhi dengan pohon pinus, menambah keexotisan pulau ini.

Sewa kapal nelayan
Di pulau Payung Kecil (TS mukanya ketutupan rambut)
Laguna pulau Payung
Pulau Payung
Pulau Payung


Indah bukan?? Ternyata negeri kita kaya akan keindahan pulau beserta isinya.
Dibalik kerumitan kota jakarta ternyata ada keindahan yang belum tereksplore dibaliknya. Dan kepulauan seribu tidak hanya terdiri dari Tidung dan payung saja, tapi masih banyak pulau lainnya.
Mari cintai keindahan wisata negeri kita sebelum kita cintai wisata negara lain.
(*_*)


Jumat, 14 September 2012

Hello world


14 September 2012

Since of 12 July i was be employee in foreign company at Jakarta.
Although, fewer employees but im fun, and its different with my last job in Cirebon, very different.
Nggak percuma jauh-jauh merantau ke ibukota, n be better lah dari
yang sebelumnya.
Dari 8,5 jam bekerja 5 hari dalam seminggu, 80% i spent time to browse, 'leyeh-leyeh', you tube-an, and really its make me bored and sleepy. But i can get money with this job. So than i wasting time, i decided to write my blog again.
Okey, i'll tell to you why i disappeared during write a blog. yeah, right, i have been employee right now, im at office and i dont have internet connection to write in my blog.
And now than i wasting my time in office, i write better.
My last post is about my mini boarding house. And now i have big boarding house, new friends, and also good owner. But i'd decided to move from there because transportation. What a pity, i love stay on there, but stay in boarding house near office is better, for saving and without late.

I hope i'll find new great friends on there and good owner too.

Rabu, 27 Juni 2012

Hidup dari keterbatasan

Terlintas untuk ingin pulang ke kediaman orang tuaku, tapi terngiang lagi niat semula ku untuk merantau ke jakarta, yakni untuk mencari pekerjaan, rejeky dan kehidupan yang lebih baik.
Sudah seminggu berlalu aku menginjakkan kaki di ibukota ini, beberapa panggilan kerja sudah aku datangi, sampai-sampai nyasar adalah salah satu kebisaanku.. Humf tapi blm ada satupun yang 'nyangkol' dan menjadi jodohku.
Menganggur taun ini lebih terasa dibandingakan dengan taun lau, karena sekarang aku di kota yang berbeda, yang sama sekali tidak aku kenal, kalau gak ada panggilan kerja aku hanya berdiam diri dikamar kost apply job by internet.. Benar-benar jobless, aku merasa seperti org tidak berguna, menghabiskan waktu dengan sia-sia, dan tidak produktif.
Berbekal tabungan dari gaji qu selama beberapa bulan di perusahaan sebelumnya, aku meniatkan untuk bisa hidup selama sebulan di kota ini, dan dengan dalam kurun waktu tersebut aku harus mendapatkan pekerjaan.
Itu adalah tekadku.

Aku tinggal di kmar kost yg sangat sangat mini, hufff kamar terkecil yang pernah aku temui. Ga tau ukurannya berapa tapi yang jelas cukup untuk selonjoran.

taraaaaaaaaaaaaa  ini kamarku...

Dan yang lebih parah, atap kamar ni bocor kl ada yang nyuci diatas, parah bgd gan. ni gambarnya.

Aku masih beruntung, karena ada mangkok n piring nie aku ga jadi kebanjiran



Miris banged,, tapi aku nikmatin aja, mau gimana lagi keadaannya memang seperti ini. 
Salah satu motivasi aku untuk bisa berjung di kota ini adalah 'Hidup dari keterbatasan bisa membuatmu kuat'
Maka dari itu jadikanlah segala keterbatasanmu menjadi kelebihanmu...

Semangatttttt !!!!!!!!